Jasa Konstruksi Sipil

jasa konstruksi sipil

Bersama jasa konstruksi sipil kami, pengembangan infrastrukstur bangunan atau konstruksi sipil Anda bisa terwujud. Profesionalitas kami siap merealisasikan desain rancang impian Anda. Selamat datang di laman utama khusus bidang jasa konstruksi bangunan PT. Laksana Karya Indonesia. Diharapkan dapat menjadi media informasi yang efektif kepada khalayak ramai dan memudahkan akses ke layanan konstruksi yang kami sediakan. Konstruksi merupakan sebuah aktifitas pembangunan baik sarana ataupun prasarana dari suatu proyek yang dilaksanakan sebuah kontraktor. Pengembangan atau pembangunan yang dijalankan perusahaan konstruksi biasanya meliputi sejumlah sub bidang pekerjaan. Tiga klasifikasi yang paling utama di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Building construction
  • Civil engineering
  • Mechanical/electrical

Sebelum kami menjelaskan lebih lanjut perihal tahapan pekerjaan konstruksi, ada baiknya mengetahui pos-pos pekerjaan sebuah proyek berikut tugas-tugas utama yang menjadi tanggungjawabnya. Pertama-tama, ada yang namanya pos aktiftas yang dikerjakan oleh seorang perencana tahap awal. Biasanya ia disebut konsultan perencana atau juga Team Leader. Rancangan-rancangannya kemudian akan dilaksanakan oleh seorang Kepala Proyek–kadang Manager Proyek–yang secara teknis di lapangan akan dieksekusi oleh seorang Mandor Proyek. Untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan baik sesuai rencana, seorang mandor secara aktif mengkordinasi para buruh, yang meliputi Ahli Bangunan, Tukang Bangunan, dan para Kenek.

Klasifikasi Pekerjaan Jasa Konstruksi Sipil

Berdasarkan UUJK (Undang-undang Jasa Konstruksi), sebuah jasa konstruksi sipil–yang disebut “Jasa Konstruksi”–ialah layanan jasa yang meliputi tiga kegiatan yang disebut Layanan Jasa di bidang:

  1. Konsultansi perencanaan pekerjaan konstruksi
  2. Pelaksanaan pekerjaan konstruksi
  3. Konsultansi pengawasan pekerjaan konstruksi

Masih di perundangan yang sama, terdapat definisi umum untuk “Pekerjaan Konstruksi”, yang mana ini mengartikan keseluruhan atau sebagian rangkaian kegiatan perencanaan dan/atau pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakup pekerjaan-pekerjaan seperti:

  • Arsitektural
  • Sipil
  • Mekanikal
  • Elektrikal
  • Tata lingkungan

yang masing-masing beserta kelengkapannya bertujuan untuk mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lain.

Tahap Perencanaan Jasa Konstruksi Sipil

Sebuah perencanaan umum terpadu dibutuhkan pada tahap yang paling awal dari sebuah proyek oleh jasa kontraktor bangunan. Rencana ini mempertimbangkan faktor-faktor penting seperti biaya proyek yang tersedia, rancang bangun yang diinginkan, kalkulasi biaya yang akan terserap, dan situasi yang mungkin akan timbul selama dan sesudah pelaksanaan jasa konstruksi sipil. (Lihat tahap awal teknis konstruksi yaitu pekerjaan cut and fill)

Baru kemudian jadwal konstruksi yang lebih terinci disusun secara periodik untuk memastikan setiap tahap pekerjaan berjalan semestinya. Ada banyak faktor yang perlu dimasukkan untuk memperoleh penjadwalan yang baik, misalnya dampak lingkungan, keamanan lingkungan, ketidaknyamanan publik, pendanaaan, persediaan logistik dan material, tender dan lain sebagainya.